Monday, July 30, 2007

Poor Friend

Pagi ini aku dikejutkan oleh kedatangan polisi, mereka datang ke kantorku mencari salah seorang teman sekerja aku yang kebetulan sms aku untuk ijin cuti hari ini (alasannya sih karena anaknya gak ada yang jagain sbab hubbynya yang biasanya jaga anak lagi ada urusan di tempat yang jauh sehingga tidak memungkinkan untuk dibawa pergi)
Ntah ini suatu kebetulan atau malah kesengajaan karena tau sedang dicari-cari polisi makanya gak masuk kerja (ya sementara ini aku pengen positive thinking aja deh), setelah polisi diberitahu kalau orang yang dicarinya cuti, dan kita tidak bisa memberikan informasi apapun (polisi menanyakan alamat rumahnya tapi tidak satupun yang memberitahu, karena emang gak tau juga sih), maka pergilah polisi itu dengan muka masam karena sia-sia kedatangannya. Langsung kutelpon temanku itu memberitahu kalau dia dicari polisi, kedengaran dari sebrang sana suara kaget dan nggak tau kenapa polisi mencarinya, ya sesingkat mungkin aku kasih tau alasannya dan kusarankan supaya dia menyelesaikan dulu masalahnya (sebenernya bukan masalahnya tapi masalah suaminya). Ya aku cuma berfikir, kasihan sekali nasibnya, menikah dengan orang yang kurang tepat. Mungkin terdengar menghakimi tapi kesimpulan yang dapat aku ambil ya seperti itu, coba bayangin aja, perusahaannya habis karena dimakan keluarga suaminya dan kini dia cicari polisipun karena ulah suaminya. Sering kali aku mendengar dia curhat masalah keluarga, rasanya kasian banget.... nasib pernikahannya kuranglah baik.
"Teman, semoga kamu bisa keluar dari masalah ini ya, serahkan segala sesuatu kepada Tuhan dan mohon petunjuknya"

Masak lagi Yuk!!!!

Hari jumat kemarin aku nemu resep cumi yang lumayan ok keliatannya, ya nggak tau emang pas lagi kepingin makan cumi atau pas sreg sama resepnya. Trus seperti biasa deh di catat biar gak lupa. Sebenernya mau dicoba buat hari sabtunya, tapi ternyata sabtu aku udah buat janji sama mamiku mo belanja keperluan baby…. So gak jadi deh.

Baru hari minggunya kesampean, pagi-pagi aku cepet bangun biar bisa nitip cumi basah sama mertua (karena mertuaku kepasarnya pagi-pagi gitu), sepulangnya dari pasar, cuminya buru-buru aku bersihkan, buang mata dan tintanya…ihhh cuminya banyak yang bertelur jadi nafsuin. Setelah bersih, kuperaskan jeruk nipis dan tabur garam, biar nyerep aku diamkan cukup lama (sebenernya menurut resep 15 menit cukup, tapi karena rencana mau di bakarnya nanti sore ya aku diamkan sekitar 6 jam).

Agak siang, aku ajak hubbyku beli panggangan (selama ini kita nggak pernah buat buat sesuatu yang di bakar, jadi nggak punya panggangan dech) Ada beberapa toko perabot deket rumah, tapi aku punya langganan tersendiri, beberapa kali beli perabot RT harganya lebih murah daripada tempat lainnya. Sayangnya, panggangan yanga da tinggal 1 dan kecil, hubbyku pengennya yang agak besar biar sekalian katanya. Ya nggak jadi deh beli di situ. Akhirnya sepakat kita ke Hypermart – Metos, tapi disanapun nggak menemukan yang dicari…. Banyak sih panggangan yang cukup besar tapi beda dari yang pernah kita lihat, akhirnya rencana beli panggangan malah pulang bawa terigu 6 kg (buat mertua). Ujung-ujungnya, beli panggangan di deket rumah juga deh (tapi harganya lebih murah daripada toko sebelumnya).

Habis makan siang, kembali kuutak-atik cuminya, kali ini aku buat bumbu perendamnya, campuran dari bawang putih, kecap manis, kecap ikan, minyak sayur, gula dan merica. Setelah air yang ada dicumi aku buang, aku ganti dengan bumbu perendam, masukkan kulkas. Trus aku buat sambal terasinya.

Selesai sudah cuminya, tinggal nanti sore di bakar, mau istirahat bentar tapi ternyata nggak bisa tidur, akhirnya keluar kamar, aku kupasin aja kelengkeng yang baru dibeli kemarin, kepikiran mau buat es buah buat hidangan penutupnya.

Setelah beres menyiapkan buah, kembali pada cumiku sayang, seharusnya menurut resep cukup direndam dengan bumbu, tapi kok kayaknya aku nggak yakin bisa empuk yah klo Cuma dibakar, kasian Dear klo cuminya nggak bisa empuk benar, ya udah sama bumbu-bumbunya aku masak aja tuh cumi sampai hampir matang , trus di angkat n sisihkan sampai dingin.

Setelah hubbyku bangun, kita keluar bentar cari kelapa muda buat hidangan penutup pelengkap es buahnya. Setelah itu, hubby siapkan panggangannya, bakar arang sementara aku tusuk-tusukkan cuminya.

Kita siap hampir berbarengan, setelah arang panas, mulailah bertindak, hubby bagian kipas-kipas (Sengaja pakai kipas manual seperti tukang sate) dan aku bagian poles -memoles dan balik-membalik supaya matangnya rata. Dear ikut ambil bagian juga cuma sebagai pengganggu (hehehehe…… anak itu kan emang maunya ikut-ikutan aja).

Akhirnya selesai juga cumi bakarnya….. hmmm… baunya….. jadi laper n gak sabar ambil nasi dan langsung makan.

Selesai makan baru aku buatkan es buahnya, buat sirup gulanya, tuang air kelapanya kedalam panci, masukkan kelapa, kelengkeng, strawbery dan jeruk bali dan batu es. Jadi deh minuman segeur…..
Yang buat seneng lagi adalah…… hubbyku bilang cumi bakar dan sambalnya enak non! (walaupun tetep ada komplainnya karena sambalnya kurang pedes…lah kan aku nggak doyan pedes koh!).

RESEP

Cumi Bakar

Bahan : 500 gr Cumi basah ukuran kecil, bersihkan
sdm air jeruk nipis
¼ sdt garam
1 bh jeruk limau, peras
1½ sdm margarine

Perendam, campur rata : 6 Siung bawang putih, haluskan
1½ sdt gula pasir
3 sdm kecap manis
1 sdm kecap ikan
¾ sdt merica bubuk
2 sdm minyak sayur

Sambal terasi, haluskan: 8 bh cabai merah
5 bh cabai rawit
1½ sdt garam
1 sdt gula pasir
1 bh tomat, buang biji,goreng sebentar dg sedikit minyak

Cara buat:

  • Lumuri cumi dg air jeruk nipis & garam, diamkan selama 15 menit, tiriskan.
  • Lumuri cumi dg bahan perendam, aduk rata, rendam selama 30 menit, sisihkan
  • Tusuk cumi-cumi dengan tusuk satai bambu, bakar cumi diatas api arang, sambil diolesi margarine hingga matangAngkat, perciki dg air jeruk limau.

Nb. Yg diatas itu resep dari sananya, tapi buat aku, aku seneng modifikasi sendiri jadi ada beberapa item yg diubah, termasuk sambalnya, setelah dihaluskan aku goreng sebentar biar lebih harum.

Es buah

Bahan: kelapa muda sedang
Kelengkeng
Strawbery
Jeruk bali

(buahnya kira-kira sendiri aja yah)

Kuahnya : 13 sdm Gula pasir
Air putih (masak dengan gula pasir hingga gulanya larut)
Air kelapa
Campur jadi satu deh

Nb. Saran aku sih, yang dicampur dikuah cukup kelengkeng dan kelapanya saja, sedangkan strawberi dan jeruk bali baru dicampurkan kalau mau dihidangkan.

Selamat mencoba yah…..

Friday, July 27, 2007

Nightmare

Semalam aku mimpi yang tidak menyenangkan lagi, isinya gak jauh beda dari mimpi beberapa waktu lalu… sebel banget deh, kenapa juga bisa mimpi hal yang sama berulang-ulang???? Apa itu bakal jadi kenyataan??? Gggrrrrrrrr……. Klo iya what must I do???? Aku terbangun karena betisku tiba-tiba saja kram, dan akhirnya aku bangunin siisi kamar deh dengan teriakan kesakitanku & hubby seperti biasa langsung mananganinya. Ya gpp juga sih, emang sudah seharusnya semua bangun, wong jam sudah menunjukkan pukul 06.45 kok.

Bangun tidur, masih posisi di tempat tidur, aku certain ke hubby mimpinya, responnya….. gitu deh…. Buat aku sih tidak terlalu membantu, minimal tidak ada kata penghiburan, hiiiiccckkkk…. Payah :<

Ya udah, dari pada tambah bete mending aku mandi aja deh n siap-siap berangkat kerja. Smoga hari ini menjadi hari yang menyenangkan dan punya banyak aktivitas supaya tidak terlalu mengingat-ingat apa yang terjadi dalam mimpiku semalam.

Thursday, July 26, 2007

LuNcH TiMe

Hmm… kenyangnya, barusan saja selesai lunch bareng temen-temen yang lain di kantin kolam renang (biasanya aku lunch Cuma sama ci Sorah di ruang meeting). Sejak hari sabtu kemarin, kantin kolam renang di kelola sama ceuceu lagi setelah 2 tahunan ini di ambil alih oleh keluarga babe. Gara-gara kasus adik istri babe yang biasa kelola kantin buat masalah dengan si babe, walhasil dia nggak diperbolehkan lagi pakai tempat itu.

Nah, selama tuh kantin di pegang oleh adik ipar babe, kita para karyawan jarang ada yang makan disitu, harganya mahal pisan euy…. Nggak kuat, dah gitu makanannya pun nggak enak nggak sebanding dengan harganya.

Sejak kantin itu dikelola lagi oleh ceuceu, kembali seperti dulu lagi deh, tiap jam makan siang pada ngumpul dikantin n aku baru hari ini aku gabung sama mereka…. Sekalian kangen-kangenan sama si ceuceu.

Kebetulan dari rumah cuma bawa nasi & telur asin goreng, jadi bisa pesen soto ayam lagi. Hm… seru juga makan di situ, adem karena deket kolam renang dan rame karena bisa ngumpul bareng yang lain. Aku baru tau juga tuh kalo ada pintu tembus dari belakang kantor langsung ke kolam renang tanpa lewat checkpoint, tau gitu dari dulu sih aku udah sering nongkrong di kolam kali yach buat cari inspirasi , hehehehehe…………. (cari inspirasi ato cuci mata????? Nah loooo temenku jadi pada curiga kan???).

Tuesday, July 24, 2007

Sehari bersama keluargaku

Hari minggu kemarin, pagi jam 8 aku diantar hubby ke Gading Serpong. Seharian aku & Dear main di rumah koko ku, rasanya seneng banget bisa ngumpul bareng nyokap & yang lainnya, walaupun kokoku sendiri sih sudah berangkat shooting. Dear juga keliatan happy main sama sodara sepupunya (Joe, Elam, Harold). Terkadang mereka berantem karena rebutan mainan (yang paling sering rebutan tuh Elam & Harold) atau sang tertua Joe kumat jailnya sampe-sampe sang adik Harold nangis. Aku selalu menekankan pada Dear buat ngalah aja klo mainan yang di mainin direbut koko-kokonya, ya secara Dear paling kecil daripada di pukul kan mending ngalah. Untung saja Dear nurut, dan dia bisa mencari mainan lainnya lagi. Jadi anakku nggak ikutan berantem apalagi sampai menangis walaupun direbut mainannya.

Saat ini cucu oma baru 4, tiga jagoan dan satu si cantik Eldia. Karena cewek sendiri, Eldia jadi rebutan deh, selain beda sendiri dia juga paling kecil (baru 11 bulan). Tapi walaupun begitu, dia tertarik buat gabung sama anak cowok loch….. kalau diberi mainan, nggak mau boneka, maunya mobil-mobilan juga seperti koko-kokonya.

Sore harinya, semua anak-anak dimandikan dan diberi pakaian rapih karena jam 6 sore ada undangan pernikahan anak Dokter keluarga kami. Walau sudah diperingatkan supaya jangan main lari-larian lagi setelah pakaian, tetep aja baju mereka basah oleh keringat. Ya untung lagi Dear masih mau denger maminya, setelah aku pakaikan kemeja dan celana kesayangannya, Dear duduk manis di sofa sambil mainin puzzle, dia hanya melirik melihat kokonya rebutan mainan. Sampai akhirnya kokoku pulang dan kita berangkat deh ke Harvest Centre-Lippo Karawaci.

Didepan UPH kita terjebak macet karena ada acara UPH Festival , walau nggak total tetep aja bete, aku & Dear duduk di kursi depan sehingga Dear bisa lihat macem-macem…sepanjang jalan anak itu bertanya ini dan itu sampe terkadang aku bingung jawabnya. Mami & kokoku hanya bisa tertawa kalau aku mulai bingung menjelaskan jawabannya. Dasar anak sekarang, nggak berhenti nanya jika jawabannya tidak memuaskanL

Sampai di Harvest pukul 19.10, sudah banyak tamu yang datang bahkan pengantinnya juga sudah datang dan sudah mulai acara makan, jadi kita langsung saja ikutan ngantri makanan, urusan salam belakangan kali yah…. Yang penting mah peyut dulu.

Pulang dari Harvest sekitar jam 20.15, kebetulan ada acara kembang api di UPH, sekalian deh berhenti dulu di jalan buat nonton, Dear rada takut keliatannya, dia nggak mau lepas dari pelukanku , tapi matanya kelihatan takjub mandang langit (maklum baru kali ini Dear lihat kembang api sebagus itu), sekitar 10 sampai 15 menitan kali yach kembang apinya, setelah itu baru deh jalan pulang, menuju rumahku.

Mudah-mudahan aku bisa sering-sering ngumpul bareng seperti itu seharian (nggak Cuma sebentar doank).