Monday, May 24, 2021

Update keadaan kantor sekarang

Lama rasanya tidak meninggalkan jejak di sini, 3 tahun blog ini terlupakan, ntah emang sengaja atau karena sudah terlampau sibuk sehingga tidak ada minat lagi untuk menulis di sisa waktuku.

Kali ini aku mau cerita tentangkejadian akhir-akhir ini di kantor..... again..... 

Sejak kehadirannya 6 tahun yang lalu, berangsur-angsur kehidupan di kantor berubah....mungkin tidak terlalu terpengaruh bagi sebagian orang tapi tidak bagi sahabat dan teman-temanku yang ada di bawah kekuasaannya. Dalam 6 tahun terakhir satu-persatu teman-teman lamaku keluar dari kantor ini, ada yang memang sengaja di pensiun dinikan, ada juga yang memang resign sendiri karena tidak tahan dengan perlakuan dan sikap yang menyebalkan orang tersebut.

Walaupun terbilang orang baru, orang itu (sebut aja Valak) cukup punya peranan penting, bahkan si bos begitu percaya dan setuju dengan usulan dan ide-ide yang dikeluarkannya. Memang kelihatannya baik namun aku merasa ada sesuatu yang janggal....ya sejak awal aku merasa janggal dengan kehadiran valak bukan karena aku merasa posisiku terancam, tidak sama sekali karena aku relakan jika dia juga ingin mengambil alih posisiku saat ini. Namun, aku terlalu menyayangi perusahaan ini, perusahaan dimana aku tumbuh dan berbuah, perusahaan yang telah membesarkan aku dan membuat aku seperti saat ini. Aku hanya tidak ingin perusahaan ini di rusak oleh orang-orang seperti dia.

Setelah lebih dari 5 tahun, aku bisa menarik salah satu sahabatku untuk pindah ke divisiku dan disetujui oleh dia, namun sayang satu lagi sahabatku yang lain tidak diperbolehkan oleh dia untuk pindah dengan dalih dia masih membutuhkannya. Nyatanya, 1 bulan yang lalu dia menyetujui  sahabatku untuk  pensiun dini saking udah ga kuat lagi dengan tekanan dari dia, aku tau selama ini valak nahan sahabat aku hanya karena dia ga mau mereka membantuku bukan karena dia butuh.

Akhirnya, tanggal 20 Mei 2021 kemarin adalah hari perpisahan kami..... sahabatku dari SD, sahabat penaku di SMP hingga kuliah dan akhirnya kita ketemu lagi di dunia kerja...18 tahun kita kerja dalam satu group dan hanya karena valak kita dipisahkan lagi😭 bukan hanya dia yang sedih, aku juga...... sedih karena ga bisa lagi bela dan mempertahankan dia di sini. 

Doaku, semoga kamu mendapatkan ladang pekerjaan yang jauh lebih baik, sukses dan berjaya di tempat yang akan datang.

 

 

semoga kebersamaan kita tetap berlangsung walau udah ga sekantor yaaa

Sunday, March 18, 2018

Cerita di hari minggu

Hari ini, sepulang dari kantor (walau minggu tetap ngantor karena laporannya belum selesai) aku ajak keluarga ke rumah kokoh di Gading Serpong. Setengah harian main disana. Mendekati jam makan sore, barulah kami pamit pulang. Karena punya voucher KFC dapet dari CIMB Niaga,jadilah kita dinner yang gratisan di KFC. Parkir di ruko Bolsena, depan Alfamart karena mau sekalian ini E Money. 

DI KFC, dapet kasir yang baik hati yang mau repot memberikan alternatif terbaik atas pilihan menu. Dengan harga yg hampir sama (Perbandingannya: ambil paket family + 2 nasi harga Rp. 129.000, dengan paket makan yang ga tau apa namanya, tetapi dapet isi yang sama yakni 5 ayam, 5 nasi, 3 pepsi,1 puding + CD dengan harga Rp. 128.000) . Tentunya kami milih yang dapet isi lebih banyak donk, plus di bonusin kuah telur  asin (1 ayamnya di buat Salted Chicken). Jadilah aku bayar pake voucher giftn 100 rb, voucher fisik 20 rb plus uang tunai 10 rb.

Selesai makan, balik ke parkiran depan alfa, mampir masuk ke alfamart untuk isi e money. Sampai di situ semua baik-baik saja. AKu keluar Alfamart, masuk mobil. Hubby lagi ribet nyari tempat buat meletakkan puding yang belum dimakan anaknya. Aku yang udah di dalam mobil minta pudingnya maksudnya biar aku yang pegang. Trus kepikiran pudingnya di taruh di tempat gelas, jadi box di antara kursi driver dan kursi penumpang depan dibuka bagian belakangnya. Tempat puding solve. 

Lalu, Fy pengen coba CD yang baru didapatnya dari KFC, so aku bantu dia buka cover plastiknya dan masukin CDNya ke tape. Rencananya akan mampir di Chatime yang ada di ACe Hardware maka jadilah kita masuk lagi PHG, motong jalan lewat sekolah pahoa situ supaya ga muter-muteran jalannya. Parkir di samping sebrang ACe Hardware, di JL Kelapa Gading Selatan situ. Aku turun, lalu menuju chatime. Pas lagi antri, nyari dompet eh kok ga ada di dalam tas, akhirnya aku balik ke mobil, nyari di dalam mobil tapi juga ga ketemu. Sebelum masuk mobil sempet lihat ke trotoar tapi juga ga ada. Aku Coba mengingat-ingat setelah transaksi di alfa itu dompetnya di kemanain, tapi malang...aku ga bisa inget sama sekali. Istilah hubby mainless thingking.

Akhirnya diputuskan untuk balik ke alfa , tanya ke kasir tapi kasir ga liat dompetnya, lalu ada yang bilang "coba cek CCTV aja mbak" jadilah aku minta tolong salah satu karyawan alfa  untuk ngecek CCTV memastikan apakah dompet itu tertinggal atau jatuh disitu. Ternyata dari CCTV kelihatan  setelah selesai transaksi dompet tsb masih aku pegang & keluar dr alfa. Diputuskan dari alfa kembali lg ke Ace hardware. Sambil jalan aku terus memohon pd Tuhan agar dompet & kartu2 yg ada di dalamnya ketemu. Sempet jg bilang ke mami semoga yg nemu dompetnya telp mami(krn di dalam dompet ada T Cash dg no HP mami yg aku tulis di kertas yg ditempel stiker tsb).Mendekati Ace hardware hp mami bunyi dan dari no telp tdk dikenal. Aku angkat & penelpon lgs menanyakan "Apakah benar dg ibu Sisca?" Aku jawab iya. Dan dia bilang dia nemu dompetku di dekat ace hardware dan akan mengantarnya. Aku balik tanya posisi dia di mana krn aku ada di jalan untuk mencari dompet tsb. Akhirnya kami janjian di depan ace hardware. Yg menemukan dompetku supir ojek online. begitu bertemu dia, dia langsung mengembalikan dompetku, dia sempet bilang "coba periksa dulu isinya bu, apakah ada yang hilang", begitu aku lihat semua kartu lengkap, aku lihat ditempat uang, uangnya sudah tidak ada selembarpun. aku bilang ke orang tersebut "lengkap sih pak tapi uangnya sudah ga ada selembarpun" dia bilang "saya ga tau bu, saya ga bongkar dompet ibu" , 
"iya pak terima kasih sudah mengembalikan dompet aku, tapi maaf aku ga bawa uang, didompet uangnya sudah hilang" , tapi ternyata hubby sudah berinisiatif mengeluarkan uang dari dompetnya dan memberikannya padaku, maksudnya untuk diberikan ke orang itu. Yang diberi girang banget. 

Aku ga tau apakah orang yang mengembalikan dompet itu jujur , aku ga tau siapa yang ambil uangnya, tapi aku tetap harus bersyukur karena Tuhan dengan instant menjawab doaku, dompet & kartu2nya kembali sehingga aku ga perlu ngurus ke polsek buat laporan hilang, ga perlu ngurus ke kelurahan buat ngurus KTP, ga perlu ke polres buat ngurus SIM, ga perlu ke BCA & CIMB Niaga buat ngurus ATM yg hampir di blokir (tapi belum sampe di blokir ), dan ga perlu nge blokir CC. E money & Brizzi juga masih ada. Beneran hanya uangnya yg ludes sekitar 1,1 jt. Semoga yang ambil uangnya emang bener-bener butuh dan berguna buat dia, uangnya bisa jadi berkat buat orang tersebut. 

Pelajaran yang bisa di petik:

1. Harus lebih perhatian dalam melakukan segala sesuatu,  lebih baik lambat tapi semua sudah rapih dulu baru jalan lagi. Menurut hubby kebiasaan aku adalah seperti orang terburu-buru. Seringnya mainless thinking. Melakukan sesuatu diluar kesadarannya

2. Belajar Ihklas, apapun yang terjadi anggap sebagai ujian

3. Belajar bersyukur dalam segala hal, apapun itu, karena termasuk dalam rencanaNya

4. Ingat, Pertolongan Tuhan selalu ada untuk anakNya yang memohon padaNya

Aku cuma bisa bilang "Terima kasih Tuhan, biarlah semua ini jadi pelajaran buat aku, semoga aku bisa menjadi lebih baik lagi"

Wednesday, December 13, 2017

Perawatan Syarat gigi graham

Kali ini , dengan berbekal surat rujukan dari klinik gigi  aku ke RSUD, kenapa harus ke RSUD??? karena aku pengguna BPJS, menurut Dokter gigi yang menangani aku di klinik, mereka sebenernya bisa melakukan itu tetapi prosedur BPJS tidak memperbolehkan penanganan perawatan syaraf dilakukan di klinik jadi harus di refer ke RS. It's OK lah, jadi siang ini aku berangkat ke RSUD buat ngurus graham yang bolong ini.

Sampai di RSUD tgl 21 nov 2017 jam 13.15, poli sore itu jauh lebih sepi dibanding yang pagi. dapat nomor G13 yang artinya hanya loket G yang dibuka dengan nomor urut 13. Tidak lama kemudian aku dipanggil di loket  dan hanya menyerahkan copy rujukan dan menunjukkan kartu BPJS Asli (untuk pasien lama) karena data sudah ada di RS. Setelah proses pendaftaran selesai, aku pindah duduk di deket Poli gigi tepatnya di deket ruang praktek Drg Lucky, jam 14.30 an dakter dateng, aku dapet nomor urut 5, urutan 1, 2 & 3 cepet banget , mungkin hanya ngomong2 sebentar habis itu selesai. Urutan ke 4 agak lama kemungkinan tindakan, setelah itu giliran aku.

Masuk ke ruang praktek, di tanya kenapa, lalu aku perlihatkan surat rujukannya, kemudian aku di suruh naik ke tempat pemeriksaan. DI lihat kemudian di ketuk-ketuk dan dkoternya tanya "sakit ga?"
ya iyalah, lalu dokter mulai membersihkan tambalan sementaranya sehingga gigi grahamku bolong lagi. di beri obat kemudian di tutup lagi olehnya. Done for today. Aku harus balik 1 minggu lagi tapi Rabu pagi.

Seminggu kemudian aku kembali , dateng ke RSUD sekitar jam 8an , ambil no antrian loket, kemudian seperti biasa menunjukkan kartu bpjs asli & surat rujukan. Setelah daftar di loket, pindah duduk ke depan ruang poli. jam 10 an Drg Lucky baru datang. prosesnya sama , di ketuk-ketuk kemudian di tanya sakit apa nggak, trus di bongkar tambalan sementaranya lalu di beri obat dan kemudian di tutup. Done for today. Jam 12 udah bisa kembali ke kantor.

Jadi setiap seminggu sekali aku kembali ke RSUD untuk kontrol, sampai pada akhirnya saat aku kembali kontrol untuk yang ke 4 kalinya, di ketuk-ketuk gigiku dan sudah tidak sakit. Aku di suruh kembali ke klik faskes 1 untuk melakukan tambel permanen. RAda aneh sih, kenapa ga sekalian beliau saja yang nambel ya????
Aku ga berani banyak tanya soalnya Drg nya gimana gitu, jadi aku nurut aja. Aku langsung balik ke faskes 1 untuk melakukan tambel permanen hari itu juga (kurang lebih 1 bulan dari tanggal rujukan)


Friday, October 20, 2017

curhat pagi

Pagi ini , sengaja menyempatkan waktu buat nulis. Ada sesuatu yang mengganjal di pikiran perihal tulisan Kepsek di group WA wali murid grade VIII. Masih teringat jelas setahun yang lalu dimana Dear diminta isi acara dengan permainan keyboard nya, waktu itu anaknya sempet nolak karena memang  Dear ga suka tampil, tapi setelah diberi pengertian akhirnya dia bersedia dan dia latihan dengan tekun, seringkali jam istirahat siang dia pakai untuk latihan sehingga makan siangnya hanya disentuh sedikit, tidak jarang omanya di rumah marah hanya karena dia tidak menghabiskan makan siangnya dengan alasan latihan.
Tapi sehari sebelum hari H, saat gladiresik, anakku tidak dipanggil untuk latihan, aku tanya sama guru SBK nya dan guru SBKnya bilang kemungkinan Dear ga jadi tampil, karena dianggap permainannya kurang bagus oleh MC yang aku ingat banget saat itu seorang guru bernama Ms Mega yang pegang Mic dan memanggil satu persatu pengisi acara untuk latihan terakhir.

Aku marah sekali saat itu, iya.... marah bukan karena anakku ga jadi tampil tapi marah karena mereka sudah menghancurkan rasa percaya diri anakku yang sudah susah payah aku bangun...... hanya karena permainannya kurang memuaskan MC. Aku sampai tanya ke guru SBK nya apakah memang ga layak permainannya? dan guru tersebut menjelaskan bahwa permainan Dear sudah bagus kok, dan dia sendiri ga tau kenapa nama Dear di coret mendadak. Setelah lihat aku marah seperti itu, guru SBK nggak enak hati dan dia bicara dengan MC nya. Ga tau apa yang mereka bicarakan tapi akhirnya Dear dipanggil untuk ikut latihan. Awalnya saat dipanggil Dear sepet nolak dan bilang "ga usah aja, ga papa kok" dia berusaha bersikap biasa aja, tapi jelas keliatan bahwa dia kecewa. AKu cuma bilang sama Dear, kamu latihan dan tunjukkan bahwa kamu mampu memberikan yang terbaik, dan akhirnya dia berjalan ke arah keyboard dan mulai memainkan tuts nya, mengalun lagu BUNDA, rasanya air mataku mo netes...... nada-nada yang dimainkan sudah bagus untuk seorang anak pemula yang belajar keyboardnya hanya didapat di sekolah tanpa kursus. Saat dia memainkan lagu tersebut , wali kelasnya keluar dari ruang guru dan mendekatiku. Dia memuji Dear tapi langsung aku informasikan klo nyaris Dear batal isi acara. Walikelasnya aja sampai kaget.

Akhirnya pas hari H Dear tetap memainkan lagu BUNDA, semua yang nonton bertepuk tangan, seorang guru yang duduk disebelah aku comment "hmmm...permainannya bagus, sudah berapa lama kursus keyboardnya bu, kursus di mana? aku jawab "dia ga pernah kursus keyboard Sir, satu-satunya alat musik yang dia pelajari di tempat kursus hanya violin, dan nyaris namanya dicoret oleh MC karena dinilai permainannya kurang bagus dan ga layak dipentaskan"

Selesai dia bermain, saat akan kembali ke tempat duduknya, MC menahan dia dan menanyainya gimana rasanya? mungkin maksudnya mau bercandain Dear tapi anak itu memang introvert jadi dia hanya jwab dengan senyuman. MC kembali bersuara " wuah mami pasti bangga ya mendengarkan permainanmu, ini lagu buat mami ya?" kembali Dear tersenyum, dan aku puas.

Dan semalam, Mr kepsek bilang bahwa "sehubungan acara bookfair besok , juga akan perform kelas SBK untuk melatih kepercayaan diri anak kita" aku cuma bisa tersenyum sinis...... yakin tuh buat melatih kepercayaan diri anak???? lalu yang tahun lalu nyaris menghancurkan kepercayaan diri anak itu siapa??? klo saja tahun lalu, aku ga jemput Dear, aku ga tau klo anakku di coret namanya saat latihan terakhir, klo saja aku ga menegur guru SBKnya..... apakah besok Dear masih mau dilibatkan sebagai pengisi acara???? pasti TIDAK...... karena pada dasarnya Dear ga suka tampil, ga suka memperlihatkan kemampuannya...... 






Tuesday, October 17, 2017

cabut si bungsu

Akhirnya, kemarin 16 Oktober 2017  berhasil pakai BPJS buat cabut si bungsu, hehehehe...lebay.com
Ceritanya bulan lalu aku balik lagi ke RSUD Tangerang dengan rujukan dari klinik Graha Mitra untuk tindakan cabut gigi graham bungsu yang udah lama bermasalah. Ketemu Drg Marina dan karena 1,5 tahun lalu sudah pernah juga dengan kasus yang sama maka kali ini aku didahulukan, hanya perlu nunggu 1 bulan saja.

Jam 6 pagi udah sampai di RSUD untuk ambil nomor antrian, dapet nomor C17, jam 6.35 loket sudah mulai dibuka, dan mulai dipanggil urutan untuk dapat nomor tunggu di poli. Jam 7.30 aku sudah dapet nomor tunggu Poli dan langsung ambil posisi duduk dekat pintu ruangan 17 dimana ruangan Drg. Marina, SPBm praktek. Jam 9 an gitu Dokternya baru dateng dan aku dapet urutan ke 7. Waktu dipanggil oleh perawat untuk ukur tekanan darah, aku pastikan lagi kalo hari ini aku bakal dapat tindakan dan memang namaku masuk dalam list. Ada 5 orang yang akan di cabut giginya hari ini (sehari cuma nyabut 5 pasien doank? dari 20 pasien yang diterima Drg Marina per hari)

sekitar jam 9.45 aku dipanggil, aku tunjukin hasil rontgen panoramic nya dan kemudian dilihat beliau, aku di suruh duduk di tempat eksekusi. Prosesnya cuma bentar ternyata, pertama seputaran gigi yang akan di cabut di suntik kebal supaya ga sakit kali ya, lalu dia coba cabut pakai tang tapi karena posisi gigi ada di dalam gusi maka dia minta asistennya semacam pisau buat ngerobek gusinya (ga jelas karena ga bisa lihat) trus baru di coba lagi di cabut. Suara "kreg..kreg.." terdengar jelas banget dan bikin ngilu, dan tadah..... sekitar 10 menit kemudian giginya sudah berhasil di cabut. Trus langsung di kasih kayak semacam obat cairan warna cokelat, aku pikir itu betadine karena rasanya mirip betadine.

Yaaa... gitu doank ternyata....... setelah berhasil di cabut, di kasih obat lalu di sumpel dengan tampon (kasa steril yang di bentuk segitiga untuk menahan agar darah tidak keluar terus), lalu di suruh ke apotik untuk ambil obat. Jam 10 aku sudah ada di apotek buat ngantri obat, sampai sana suasana ramai banget, olala beby...ngantri lagi dech sampai jam 11 an. Selama nunggu, bekas gigi yang dicabut mulai terasa sakit, dan akhirnya aku minta surat keterangan dokter ajalah... jadi bisa tidur di rumah, hahahahaaha....................................