Wednesday, August 01, 2007

S A H A B A T

* Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri*

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang
seperti besi menajamkan besi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya..

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman
suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan -
dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian..

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan,
justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan,
tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan
barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian,
pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,
tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.

Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan.
Siapa yang berada di samping anda ???
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama anda saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??

MEREKALAH SAHABAT ANDA
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda
dengan mereka.

** Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam
kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita **

Postingan diambil dari email seorang sahabat lama, yang mengingatkan aku akan arti S A H A B A T, thx friend!

Monday, July 30, 2007

Poor Friend

Pagi ini aku dikejutkan oleh kedatangan polisi, mereka datang ke kantorku mencari salah seorang teman sekerja aku yang kebetulan sms aku untuk ijin cuti hari ini (alasannya sih karena anaknya gak ada yang jagain sbab hubbynya yang biasanya jaga anak lagi ada urusan di tempat yang jauh sehingga tidak memungkinkan untuk dibawa pergi)
Ntah ini suatu kebetulan atau malah kesengajaan karena tau sedang dicari-cari polisi makanya gak masuk kerja (ya sementara ini aku pengen positive thinking aja deh), setelah polisi diberitahu kalau orang yang dicarinya cuti, dan kita tidak bisa memberikan informasi apapun (polisi menanyakan alamat rumahnya tapi tidak satupun yang memberitahu, karena emang gak tau juga sih), maka pergilah polisi itu dengan muka masam karena sia-sia kedatangannya. Langsung kutelpon temanku itu memberitahu kalau dia dicari polisi, kedengaran dari sebrang sana suara kaget dan nggak tau kenapa polisi mencarinya, ya sesingkat mungkin aku kasih tau alasannya dan kusarankan supaya dia menyelesaikan dulu masalahnya (sebenernya bukan masalahnya tapi masalah suaminya). Ya aku cuma berfikir, kasihan sekali nasibnya, menikah dengan orang yang kurang tepat. Mungkin terdengar menghakimi tapi kesimpulan yang dapat aku ambil ya seperti itu, coba bayangin aja, perusahaannya habis karena dimakan keluarga suaminya dan kini dia cicari polisipun karena ulah suaminya. Sering kali aku mendengar dia curhat masalah keluarga, rasanya kasian banget.... nasib pernikahannya kuranglah baik.
"Teman, semoga kamu bisa keluar dari masalah ini ya, serahkan segala sesuatu kepada Tuhan dan mohon petunjuknya"

Masak lagi Yuk!!!!

Hari jumat kemarin aku nemu resep cumi yang lumayan ok keliatannya, ya nggak tau emang pas lagi kepingin makan cumi atau pas sreg sama resepnya. Trus seperti biasa deh di catat biar gak lupa. Sebenernya mau dicoba buat hari sabtunya, tapi ternyata sabtu aku udah buat janji sama mamiku mo belanja keperluan baby…. So gak jadi deh.

Baru hari minggunya kesampean, pagi-pagi aku cepet bangun biar bisa nitip cumi basah sama mertua (karena mertuaku kepasarnya pagi-pagi gitu), sepulangnya dari pasar, cuminya buru-buru aku bersihkan, buang mata dan tintanya…ihhh cuminya banyak yang bertelur jadi nafsuin. Setelah bersih, kuperaskan jeruk nipis dan tabur garam, biar nyerep aku diamkan cukup lama (sebenernya menurut resep 15 menit cukup, tapi karena rencana mau di bakarnya nanti sore ya aku diamkan sekitar 6 jam).

Agak siang, aku ajak hubbyku beli panggangan (selama ini kita nggak pernah buat buat sesuatu yang di bakar, jadi nggak punya panggangan dech) Ada beberapa toko perabot deket rumah, tapi aku punya langganan tersendiri, beberapa kali beli perabot RT harganya lebih murah daripada tempat lainnya. Sayangnya, panggangan yanga da tinggal 1 dan kecil, hubbyku pengennya yang agak besar biar sekalian katanya. Ya nggak jadi deh beli di situ. Akhirnya sepakat kita ke Hypermart – Metos, tapi disanapun nggak menemukan yang dicari…. Banyak sih panggangan yang cukup besar tapi beda dari yang pernah kita lihat, akhirnya rencana beli panggangan malah pulang bawa terigu 6 kg (buat mertua). Ujung-ujungnya, beli panggangan di deket rumah juga deh (tapi harganya lebih murah daripada toko sebelumnya).

Habis makan siang, kembali kuutak-atik cuminya, kali ini aku buat bumbu perendamnya, campuran dari bawang putih, kecap manis, kecap ikan, minyak sayur, gula dan merica. Setelah air yang ada dicumi aku buang, aku ganti dengan bumbu perendam, masukkan kulkas. Trus aku buat sambal terasinya.

Selesai sudah cuminya, tinggal nanti sore di bakar, mau istirahat bentar tapi ternyata nggak bisa tidur, akhirnya keluar kamar, aku kupasin aja kelengkeng yang baru dibeli kemarin, kepikiran mau buat es buah buat hidangan penutupnya.

Setelah beres menyiapkan buah, kembali pada cumiku sayang, seharusnya menurut resep cukup direndam dengan bumbu, tapi kok kayaknya aku nggak yakin bisa empuk yah klo Cuma dibakar, kasian Dear klo cuminya nggak bisa empuk benar, ya udah sama bumbu-bumbunya aku masak aja tuh cumi sampai hampir matang , trus di angkat n sisihkan sampai dingin.

Setelah hubbyku bangun, kita keluar bentar cari kelapa muda buat hidangan penutup pelengkap es buahnya. Setelah itu, hubby siapkan panggangannya, bakar arang sementara aku tusuk-tusukkan cuminya.

Kita siap hampir berbarengan, setelah arang panas, mulailah bertindak, hubby bagian kipas-kipas (Sengaja pakai kipas manual seperti tukang sate) dan aku bagian poles -memoles dan balik-membalik supaya matangnya rata. Dear ikut ambil bagian juga cuma sebagai pengganggu (hehehehe…… anak itu kan emang maunya ikut-ikutan aja).

Akhirnya selesai juga cumi bakarnya….. hmmm… baunya….. jadi laper n gak sabar ambil nasi dan langsung makan.

Selesai makan baru aku buatkan es buahnya, buat sirup gulanya, tuang air kelapanya kedalam panci, masukkan kelapa, kelengkeng, strawbery dan jeruk bali dan batu es. Jadi deh minuman segeur…..
Yang buat seneng lagi adalah…… hubbyku bilang cumi bakar dan sambalnya enak non! (walaupun tetep ada komplainnya karena sambalnya kurang pedes…lah kan aku nggak doyan pedes koh!).

RESEP

Cumi Bakar

Bahan : 500 gr Cumi basah ukuran kecil, bersihkan
sdm air jeruk nipis
¼ sdt garam
1 bh jeruk limau, peras
1½ sdm margarine

Perendam, campur rata : 6 Siung bawang putih, haluskan
1½ sdt gula pasir
3 sdm kecap manis
1 sdm kecap ikan
¾ sdt merica bubuk
2 sdm minyak sayur

Sambal terasi, haluskan: 8 bh cabai merah
5 bh cabai rawit
1½ sdt garam
1 sdt gula pasir
1 bh tomat, buang biji,goreng sebentar dg sedikit minyak

Cara buat:

  • Lumuri cumi dg air jeruk nipis & garam, diamkan selama 15 menit, tiriskan.
  • Lumuri cumi dg bahan perendam, aduk rata, rendam selama 30 menit, sisihkan
  • Tusuk cumi-cumi dengan tusuk satai bambu, bakar cumi diatas api arang, sambil diolesi margarine hingga matangAngkat, perciki dg air jeruk limau.

Nb. Yg diatas itu resep dari sananya, tapi buat aku, aku seneng modifikasi sendiri jadi ada beberapa item yg diubah, termasuk sambalnya, setelah dihaluskan aku goreng sebentar biar lebih harum.

Es buah

Bahan: kelapa muda sedang
Kelengkeng
Strawbery
Jeruk bali

(buahnya kira-kira sendiri aja yah)

Kuahnya : 13 sdm Gula pasir
Air putih (masak dengan gula pasir hingga gulanya larut)
Air kelapa
Campur jadi satu deh

Nb. Saran aku sih, yang dicampur dikuah cukup kelengkeng dan kelapanya saja, sedangkan strawberi dan jeruk bali baru dicampurkan kalau mau dihidangkan.

Selamat mencoba yah…..

Friday, July 27, 2007

Nightmare

Semalam aku mimpi yang tidak menyenangkan lagi, isinya gak jauh beda dari mimpi beberapa waktu lalu… sebel banget deh, kenapa juga bisa mimpi hal yang sama berulang-ulang???? Apa itu bakal jadi kenyataan??? Gggrrrrrrrr……. Klo iya what must I do???? Aku terbangun karena betisku tiba-tiba saja kram, dan akhirnya aku bangunin siisi kamar deh dengan teriakan kesakitanku & hubby seperti biasa langsung mananganinya. Ya gpp juga sih, emang sudah seharusnya semua bangun, wong jam sudah menunjukkan pukul 06.45 kok.

Bangun tidur, masih posisi di tempat tidur, aku certain ke hubby mimpinya, responnya….. gitu deh…. Buat aku sih tidak terlalu membantu, minimal tidak ada kata penghiburan, hiiiiccckkkk…. Payah :<

Ya udah, dari pada tambah bete mending aku mandi aja deh n siap-siap berangkat kerja. Smoga hari ini menjadi hari yang menyenangkan dan punya banyak aktivitas supaya tidak terlalu mengingat-ingat apa yang terjadi dalam mimpiku semalam.

Thursday, July 26, 2007

LuNcH TiMe

Hmm… kenyangnya, barusan saja selesai lunch bareng temen-temen yang lain di kantin kolam renang (biasanya aku lunch Cuma sama ci Sorah di ruang meeting). Sejak hari sabtu kemarin, kantin kolam renang di kelola sama ceuceu lagi setelah 2 tahunan ini di ambil alih oleh keluarga babe. Gara-gara kasus adik istri babe yang biasa kelola kantin buat masalah dengan si babe, walhasil dia nggak diperbolehkan lagi pakai tempat itu.

Nah, selama tuh kantin di pegang oleh adik ipar babe, kita para karyawan jarang ada yang makan disitu, harganya mahal pisan euy…. Nggak kuat, dah gitu makanannya pun nggak enak nggak sebanding dengan harganya.

Sejak kantin itu dikelola lagi oleh ceuceu, kembali seperti dulu lagi deh, tiap jam makan siang pada ngumpul dikantin n aku baru hari ini aku gabung sama mereka…. Sekalian kangen-kangenan sama si ceuceu.

Kebetulan dari rumah cuma bawa nasi & telur asin goreng, jadi bisa pesen soto ayam lagi. Hm… seru juga makan di situ, adem karena deket kolam renang dan rame karena bisa ngumpul bareng yang lain. Aku baru tau juga tuh kalo ada pintu tembus dari belakang kantor langsung ke kolam renang tanpa lewat checkpoint, tau gitu dari dulu sih aku udah sering nongkrong di kolam kali yach buat cari inspirasi , hehehehehe…………. (cari inspirasi ato cuci mata????? Nah loooo temenku jadi pada curiga kan???).